A T A S    B E R K A T    R O H M A T    A L L O H    Y A N G    M A H A    K U A S A
Home KAJIAN Bunga Rampai Rekrutmen Kepemimpinan

Jiwa Organisasi di Shiddiqiyyah

Organisasi laksana hidupnya manusia, ada jasmani dan ruhani. Organisasi sendiri dari kata...
Sabtu, 12 Juni 2010 13:31

Keajaiban Hubbul Wathon Minal Iman

Dalam buku  “Intan tertabur” susunan Jalaluddin Syayuti Mesir,  terkutib sabda Rosulu-lloh SAW...
Sabtu, 12 Juni 2010 13:33

Keajaiban Sumpah Pemuda

Memperingati dan mentasyakuri hari Sumpah Pemuda dan lagu Kebangsaan Indonesia yang lahir di rumah...
Sabtu, 12 Juni 2010 13:34

Negara Yang Diberkahi

Bila sebuah negara diberkahi Alloh maka segala sesuatunya akan sampai. Ilmunya sampai kepada...
Sabtu, 12 Juni 2010 13:35

Lima Tahap Kebangkitan Nasional : Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur

Tonggak Kebangkitan Nasional di Indonesia yang menjadi pemicu semangat pergerakan putra-putri...
Minggu, 13 Juni 2010 08:08

NKRI dalam Pusaran Ideologi Transnasional

Oleh : Achmad,SH*)Pasca runtuhnya rezim pemerintahan Soeharto tahun 1998, Rakyat Indonesia memasuki...
Minggu, 13 Juni 2010 08:10

Bunga Rampai Rekrutmen Kepemimpinan

     Selama bertahun-tahun, saya selalu meyakini bahwa kelahiran seorang pemimpin adalah sebuah...
Sabtu, 26 Juni 2010 19:41

Materialisme dan Anti-Korupsi

Indonesia merupakan negeri penuh paradoks.  Tingkat kesejahteraan publik memprihatinkan di tengah
Minggu, 27 Juni 2010 09:50

Pancasila dan Pembukaan UUD`45 Tidak Bisa Diubah dan Tidak Boleh Diubah

Realisasi Wujud CTADalam perspektif agama, semulya-mulya isi hati manusia ialah ‘Al Iman’ (Q.S. Al...
Minggu, 27 Juni 2010 09:52

Fenomena I’jaz Dalam Al-qur'an

Alqur-an adalah suatu mu’jizat yang diturunkan oleh Dzat yang Maha Agung dan Maha Pandai yaitu Alloh...
Senin, 28 Juni 2010 06:19

Meniti Jembatan di atas butir lada

Indonesia adalah Negara maritim yang terdiri dari kesatuan kepulauan yang terhubung oleh lautan....
Senin, 28 Juni 2010 06:28

Shiddiqiyyah Bangun Hotel Bintang Tiga Ala Pesantren

Alkautsar-dhibra, Jombang - Dalam waktu dekat Jombang akan memiliki hotel megah bintang tiga. ...
Jumat, 13 Agustus 2010 03:48

Peletakan Batu Pertama Oleh Mursyid Dan 12 Kholifah

Alkautsar-dhibra, Jombang - Peletakan batu pertama pada bangunan Shiddiqiyyah sudah sering kali...
Jumat, 13 Agustus 2010 03:50

Bupati Pimpin Penancapan Tiang Pancang Hotel Yusro

Alkautsar-dhibra, Jombang  - Ada peristiwa penting lagi dalam bulan Rojab 1431 H. tahun ini, sehari...
Jumat, 13 Agustus 2010 03:54

Kehadiran Hotel Bintang Tiga Tak Usah Ditunda

Alkautsar-dhibra, Jombang - Rencana Shiddiqiyyah membangun hotel bintang tiga di kota Jombang...
Jumat, 13 Agustus 2010 03:56

Kunjungan DPP Orshid di Dua Negara

Selama tiga hari pada pertengahan  Desember 2010 lalu, Pengurus Orshid Pusat mengadakan kunjungan...
Kamis, 06 Januari 2011 02:07

Nasib Penanggalan Hijriyah

Cobalah bertanya kepada anak, saudara atau teman  kita. Tanyakan kepada meraka tanggal dan...
Senin, 10 Januari 2011 03:39

Santri Yang Mandiri

Keinginan dapat mandiri, santri Pesantren Majmaal Bahrain Ploso Jombang yang tergabung dalam...
Jumat, 14 Januari 2011 07:00

Adab dalam Berthoriqoh

Jutaan orang yang telah masuk ke dalam Thoriqoh Shiddiqiyyah, masih ada juga yang belum memiliki...
Sabtu, 15 Januari 2011 01:59

Pentingnya Mengikuti Program Sang Mursyid

Semua mansuia sesuai tuntutan fitrohnya pasti ingin mencapai kebahagiaan hakiki lahir-bathin,...
Minggu, 16 Januari 2011 07:13

Pentingnya Mengikuti Program Sang Mursyid

Semua mansuia sesuai tuntutan fitrohnya pasti ingin mencapai kebahagiaan hakiki lahir-bathin,...
Minggu, 16 Januari 2011 07:16

BENARKAH ROKOK ITU HARAM?

Pernahkan Anda berfikir tentang hukum merokok? Ternyata hingga hari ini belum ada kesepakatan...
Sabtu, 29 Januari 2011 07:26

Seriuskah Pemerintah Tangani Kemiskinan?

alkautsar-dhibra.com Bicara soal kemiskinan memang tiada habisnya sampai hari qiyamat...
Sabtu, 05 Februari 2011 06:25

Hati-Hati Baca Do’a Kautsaran

alkautsar-dhibra.com Bagi warga Thoriqoh Shiddiqiyyah doa kautsaran mungkin mayoritas banyak...
Senin, 14 Februari 2011 07:16

Mengagungkan Rosulullah dengan Mensukseskan Santunan Nasional

Bersabda Rosulullah SAW: “Barangsiapa mengagungkan hari lahirku maka aku akan menjadi syafaat...
Rabu, 16 Februari 2011 07:38

Syarat-Syarat, Berhasil dalam Pendidikan Thoriqoh

alkautsar-dhibra.com Tidaklah sedikit orang yang telah masuk ke dalam thoriqoh, ada yang sudah...
Jumat, 18 Februari 2011 09:39

SAMBUTAN KETUA UMUM DHIBRA

SAMBUTAN KETUA UMUM DHILAAL BERKAT ROHMAT ALLOH SHIDDIQIYYAH PUSAT PADA ACARA SANTUNAN NASIONAL...
Sabtu, 19 Februari 2011 15:56

Capai Rp. 1 Milyar Lebih

alkausar-dhibra.com Laporan sementara penyampaian Santunan Nasional dalam ranga Maulidin Nabi...
Rabu, 23 Februari 2011 06:15

Bangkitkan Nilai-Nilai Luhur Bangsa Indonesia

alkautsar-dhibra.com Usai pelantikan pengurus di Surabaya beberapa waktu lalu, Organisasi...
Selasa, 01 Maret 2011 04:04

Menjebol Sifat Ghillin

oleh: Alhalaj MuhyiddinS-3 Shilaturrohmi, Shodaqoh dan Santunan adalah ciri khas Shiddiqiyyah....
Senin, 07 Maret 2011 05:08

HIKMAH DIBALIK DOA KITA YANG BELUM TERKABUL

    Kita semua pastilah pernah berdoa (memohon pertolongan) pada Alloh, baik permohonan yang...
Rabu, 16 Maret 2011 08:59

Cirri-Ciri Seorang Mursyid

Setiap pengikut thoriqoh pastilah mengenal istilah mursyid, karena memang pemimpin thoriqoh biasa...
Sabtu, 16 April 2011 05:53

Shiddiqiyyah di Pulau Maya Karimata

Kapal boat melaju kencang mengiris laut lepas, menyisakan bias putih membentuk garis lurus di...
Minggu, 15 Mei 2011 01:08

Bongkar “Ayat-Ayat” Teroris

Sebenarnya tak ada yang perlu dirisaukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara diatas landasan...
Sabtu, 21 Mei 2011 02:22

"AYAT-AYAT" TERORIS

    Sebagai umat Islam mungkin tidak semuanya tahu kalau didalam Alquran itu ternyata banyak ayat...
Rabu, 25 Mei 2011 05:04

Metode Memahami Ayat dengan Benar

Mengapakah para muslim radikal dan kelompok teroris bisa terjerumus pada salah pemahaman terhadap...
Kamis, 26 Mei 2011 06:51

Etika Menjemput Rizqi dan Rahasia Kaya

Penganut thoriqoh biasanya tidak begitu tertarik dengan urusan dunia. Para sufi biasanya lebih...
Selasa, 19 Juli 2011 07:32

Jual 28 Kapling, dapat Tanah JM Gratis

Sambut Jami’atul di Pulau DewataBila pertolongan Alloh yang Maha Kuasa telah tiba kesulitan sesulit...
Rabu, 20 Juli 2011 05:22

Cara Kaya Berdasarkan Al-Quran Dan Hadits.

Untuk bisa kaya identik dengan kerja keras. Dan kerja keras umumnya diartikan dengan bisnis. Siapa...
Kamis, 21 Juli 2011 03:03

Mursyid: “Mudah-Mudahan Shiddiqiyyah Berkembang, Lestari dan Bijaksana”.

    Dalam agenda shillaturrohmi selaku Pimpinan Thoriqoh Shiddiqiyyah bersama dengan janda-janda,...
Senin, 25 Juli 2011 04:21

Lailatul Qodar Bagi Saudara Kita yang kurang mampu

Perjuangan di jalan Lailahaillah  memang tiada pernah berhenti dan tiada kata lelah. Selama nafas...
Jumat, 29 Juli 2011 05:44

Dibalik Perintah Puasa Bulan Romadlon

Dibalik rutinitas puasa di bulan Romadlon tiap satu tahun sekali, terdapat alasan dan tujuan besar...
Selasa, 02 Agustus 2011 04:12

Orshid Malaysia Kembali Di Lantik

Sejak Hj Abdur Rohman, Ketua Perwakilan Luar negeri untuk Malaysia meninggal dunia pada 2009 lalu,...
Rabu, 03 Agustus 2011 02:19

Semua manusia pasti ingin hidup bahagia

Fitroh manusia pada dasarnya pasti ingin hidup bahagia, tidak ada satu manusiapun yang ingin hidup...
Minggu, 14 Agustus 2011 07:34

Uang Barokah, Syirik!. Benarkan?

Ada sebagian kalangan umat Islam yang  menyatakan bahwa membuat asma’ azimat-azimat  seperti uang...
Selasa, 16 Agustus 2011 02:48

Rahasia & Kekuatan Tumbuhan-Tumbuhan

Dalam tubuh bohon Kenogo Cino telah tersimpan ilmu yang amat tinggi dari Almukarrom Kyai Sanusi...
Selasa, 13 September 2011 04:16

Sholatnya Burung Ruhani

 Peringatan lailatul mubarokah tanggal 17 bulan Romadlon 1432, pesantren Majma'al Bahrain...
Senin, 19 September 2011 06:09

Launching Edisi Sejarah Jamiatul

Setelah cukup lama ditunggu banyak pembaca, majalah Al Kautsar edisi khusus jamiatul mudzakkirin...
Kamis, 20 Oktober 2011 05:00

Nama LKBH Shiddiqiyyah Melejit

Tak salah bila ada orang mengatakan hukum di Indonesia bagai sebuah pecok.  Tumpul bila keatas,...
Sabtu, 29 Oktober 2011 02:10

Mensyukuri Nikmat Otak

Hanyalah untuk manusia, Alloh menciptakan alam semesta ini. Mungkin kita tak menginsafi tapi itulah...
Sabtu, 29 Oktober 2011 02:14

Menguak Keajaiban Otak

Sesungguhnya  diri manusia itu diliputi milyaran lebih nikmat dari Alloh Ta’ala, hanya saja tak...
Senin, 31 Oktober 2011 02:17

Posisi dan Potensi Otak Manusia.

Syarat untuk bersyukur adalah harus berilmu (mengetahui) maka pengetahuan seputar otak manjadi...
Selasa, 01 November 2011 01:34

Peran Agama Islam Terhadap Kebaikan Otak

sholat adalah salah satu  di antara aktifitas yang berpengaruh terhadap kebaikan otak (jasmani)...
Rabu, 02 November 2011 05:50

Mursyid: Jangan Sampai Anak Kita Seperti Bola

Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Muchtarulloh Almujtaba mengaku bangga atas berdirinya Bustan Tsamrotul...
Sabtu, 05 November 2011 03:38

Ekonomi Lemah Tapi Semangat Kuat

Kabar menggembiran persiapan Munas juga mengalir dari Jambi. Dikabarkan oleh Nazirman Ketua DPW...
Kamis, 10 November 2011 02:16

Unjuk Rasa Ala Opshid

 Menyaksikan kiprah pemuda dalam membangun rumah layak huni untuk kaum lemah tentu pekerjaan gampang...
Sabtu, 12 November 2011 04:43

Kalsel, Masih Persiapan

Meski sudah banyak yang siap, tak di pungkiri ada juga daerah yang belum mempersiapkan diri. Belum...
Senin, 14 November 2011 04:14

Lampung, Soal Pendidikan.

Nampaknya Lampung adalah diantara satu daerah yang paling siap menyambut Munas III ini. Ketua DPW...
Rabu, 16 November 2011 07:30

Mohon Maaf Terganggu

Sepekan lalu website Alkautsar-dhibra.com mengalami ganguan, tidak bisa di akses sama sekali. Meresa...
Senin, 05 Desember 2011 03:20

Yusro Hotel sudah di buka

Mulai saat ini jika anda sedang melintas di Kota Jombang  di Jl. Soerkarno-Hatta Keplaksari anda...
Rabu, 07 Desember 2011 08:52

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini158
mod_vvisit_counterKemarin397
mod_vvisit_counterMinggu ini2084
mod_vvisit_counterMinggu lalu3299
mod_vvisit_counterBulan ini3859
mod_vvisit_counterBulan Lalu16235
mod_vvisit_counterSemua141307

On the radio

Share

Bunga Rampai Rekrutmen Kepemimpinan
Sabtu, 26 Juni 2010 19:41

     Selama bertahun-tahun, saya selalu meyakini bahwa kelahiran seorang pemimpin adalah sebuah berkah

yang tak perlu direncanakan atau ditunggu. Dalam situasi mendesak, ketika situasi membutuhkan seorang pemimpin, maka mereka yang merasa terpanggil untuk tampil menyelamatkan situasi akan dengan sendirinya muncul. Tentu saja saya mengambil rujukan pada sejarah: mulai dari Joan d’Arc, Salahuddin al Ayyubi, Pergerakan Boedi Oetomo, Soekarno Hatta, Sun Yat Sen. Merekalah orang-orang yang terpanggil untuk memimpin dan memberi inspirasi pada bangsanya. Oleh sebab itu, saat itu saya tidak peduli dengan wacana akan demokrasi. Saya lebih percaya akan datangnya seorang ratu adil, seorang Satria Piningit, seorang tokoh yang akan terpanggil untuk membawa kehidupan bangsa yang lebih baik.
     Suatu hari di tahun 80-an, saat pergerakan mahasiswa mulai meredup, saya berkesempatan mendengar pendapat dari almarhum Jendral Soemitro tentang demokrasi. Jendral Soemitro adalah mantan Panglima Kopkamtib saat kerusuhan Malari pada 1974. Beliau menyampaikan tentang mengapa demokrasi di perlukan untuk melahirkan seorang pemimpin. Menurut beliau, adalah suatu kekeliruan apabila berpendapat, bahwa apabila seseorang itu mampu menjadi pemimpin, maka otomatis orang tersebut memiliki kebijakan dan kebajikan untuk membawa kebaikan pada suatu kaum. Kalau hanya untuk menjadi seorang pemimpin, maka tidak harus memiliki sifat-sifat yang terpuji.
     Dunia modern di Eropa pernah melahirkan seorang Hitler, Asia pernah melahirkan Genghis Khan, Afrika pernah memiliki Idi Amin dan berbagai pemimpin yang sama sekali jauh dari tabiat baik. Namun, dunia juga pernah memiliki para pemimpin bijak seperti Soekarno, Gandhi, Jose Rizal, Togo dan lain-lain.
     Maka, diskusi sampailah merambah suatu wilayah: kondisi apa yang menyebabkan seorang pemimpin bijak bisa lahir dan kondisi seperti apa yang berujung dengan lahirnya pemimpin yang bengis ?
     Jendral Soemitro berpendapat, bahwa alam demokrasi adalah suatu keharusan untuk dijalani dan dijaga, karena melalui demokrasi, maka proses kelahiran pemimpin seperti yang dikehendaki rakyat bisa terjaga.
     
    Mike Stoll tentang proses rekrutmen demokrasi.
     Suatu malam di akhir tahun 2004 di Ploso. Saya menerima email dari mantan boss saya, Michael Stoll yang tinggal di New Jersey, Amerika. Dia mengajak silaturahmi dalam kunjungannya di Indonesia. Dua minggu kemudian, disela-sela kesibukan mengajar di Ploso, kami bertiga berte-mu di sebuah resto di Jakarta dan ngobrol ngalor-ngidul berbagai  perkembangan di Indonesia. Michael pernah tinggal di Jakarta selama 5 tahun dan bahkan mengkoleksi berbagai benda produk budaya Indonesia untuk di pajang di rumahnya di New Jersey.
     Situasi berbalik saat saya menanyakan mengenai pemimpin Amerika yang baru terpilih kembali: George Walker Bush. Michael menggelengkan kepalanya dan menyampaikan, inilah korban demokrasi terbaru. Bagaimana bisa sebuah system demokrasi berakhir dengan terpilihnya seorang Presiden yang tidak memiliki wawasan  akan dunia diluar Amerika ?.
     Dalam konteks ini, demokrasi adalah proses untuk melakukan rekrutmen seorang pemimpin. Sangat biasa bahwa cara memilih pemimpin dilakukan dengan cara mencari suara terbanyak.  
     Bertahun-tahun saya percaya bahwa demokrasi akan melahirkan para pemimpin yang terpilih oleh rakyat. Sedangkan semangat demokrasi salah satunya mengambil sandaran bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan. Vox populi vox dei.
     Kembali kemudian Mike menyampaikan, bahwa rakyat bisa keliru. Peran media untuk membentuk opini (baca: memanipulasi persepsi) dapat menumbuhkan kekeliruan. Saya ingat akan statistik yang disampaikan oleh CNN saat Bill Clinton terpilih: mayoritas pemilih Clinton adalah kaum wanita. Survey singkat menunjukkan bahwa para wanita memilih Clinton, salah satunya karena Clinton memiliki wajah memikat dan perilaku yang santun pada wanita.
     Beberapa tahun kemudian, apa yang diduga teman saya benar benar terjadi: Indonesia memiliki banyak kandidat maupun pejabat publik yang berasal dari para selebriti. Mike bilang, demokrasi adalah baik sebagai sebuah proses bernegara, apabila lapisan prasyarat di bawah demokrasi sudah dicapai. Adalah sebuah upaya yang berat, menyandarkan masa depan negara 10 tahun kedepan pada suara puluhan juta orang yang membutuh-kan solusi makan untuk  esok hari, dan bukan 10 tahun kedepan. Sebuah cita cita jangka panjang juga membutuhkan kepercayaan jangka panjang.
     Demokrasi pula lah yang membunuh Socrates, sang filsuf. Socrates diputus bersalah oleh 281 orang, dan 220 orang menyatakan dia tidak bersalah. So-crates sempat menyampaikan, bahwa andai  ada 30 orang  tambahan menye-but dia tidak bersalah, maka dia akan dinyatakan tidak bersalah. Sebuah kalkulasi guyon matematis yang dikaitkan dengan kebenaran yang nisbi. Jauh didalam, Socrates sebenar-nya menggugat tafsir demokrasi, bukan mengenai perlakuan pada dirinya.
     
    Tan Malaka dan Sutan Syahrir.
     Alkisah, konon menjelang kemerdekaan, Tan Malaka terlibat percakapan intensif dengan Sutan Syahrir. Menjelang kemerdekaan, sayup-sayup terdengar suara rakyat menghendaki Soekarno dan Hatta sebagai pemimpin mereka. Nama Soekarno dan Hatta sebagai pemimpin pergerakan semakin melekat di hati mayoritas rakyat.
     Tan Malaka merasa terusik dengan kenyataan diatas. Maka,  Tan Malaka menyampaikan usulan pada Syahrir :” Hai Syahrir, rasanya kita yang lebih pantas. Kita berdua lebih pintar dan lebih berpengalaman daripada Soekar-no dan Hatta. Maka, seharusnyalah kita berdua yang jadi presiden dan wakil presiden “
     Syahrir terdiam dan tidak bisa membantah pernyataan Tan Malaka. Dia tahu Tan Malaka adalah seorang yang pandai. Argumentasinya kuat dan memahami banyak hal. Maka membantah pendapat Tan Malaka adalah hal yang sulit.
     Setelah terdiam, akhirnya Syahrir memberi usulan: “ Mari kita pikirkan pendapat anda sambil makan sate di Pasar Senen. Barangkali setelah perut terisi kita bisa meneruskan diskusi dengan lebih tenang”. Maka, mereka berdua pergi ke Pasar Senen dan duduk di salah satu warung sate.
      Usai makan sate, iseng-iseng Syahrir menanyai tukang sate, ” Apakah anda mengenal Soekarno ?”. Tukang sate menjawab, ” Ya, saya mengenalnya. Soekarno yang pemimpin pergerakan itu kan ?” Lantas Syahrir melanjutkan,  ” Apakah kamu mengenal Hatta ?”. Tukang sate menjawab, ” Ya, aku mengenalnya. Hatta adalah kawan seperjuangan Soekarno “.
     Syahrir kemudian melanjutkan, ” Apakah kamu mengenal teman saya yang disebelah ini ?”, demikian ucap Syahrir sambil menunjuk Tan Malaka. Tukang sate menjawab, ” Tidak pak. Saya tidak mengenalnya”. Akhirnya tukang sate pun meneruskan, ” Bapak siapa sih ? Kenapa banyak bertanya tanya ?” .Syahrir hanya tersenyum.
     Diluar warung, Syahrir bilang pada Tan Malaka, ” Kau lihat kan ? Bagai-mana bisa anda mau jadi presiden mereka ? Tukang sate saja tidak mengenal anda dan anda mau jadi presiden mereka. Bagaimana mungkin mereka mau memilih presiden yang tidak mereka kenal ? Sedang Soekarno dan Hatta telah dikenal dengan baik “
     
    Panembahan Reso
     Dalam megadrama berjudul Panembahan Reso, Rendra mengungkap perjalanan kepemimpinan dengan latar belakang budaya Jawa abad pertengahan. Mirip dengan kisah Ken Arok, Panembahan Reso menjalani proses kepemimpinan yang berliku. Reso adalah seorang punggawa kerajaan sebelum menjadi seorang Panembahan.
     Dikisahkan, berbagai profil kepemimpinan yang muncul dalam situasi yang tidak menentu di kerajaan. Mereka yang menyandarkan pada musyawarah dalam segala hal,  akan memulai suatu tindakan melalui musyawarah kerajaan dulu, betapapun mendesak situasinya. Sang pemimpin hanya mampu memimpin melalui musyawarah, dan mengira bahwa melalui musyawarah,  maka masalah akan terselesaikan.  Padahal, musyawarah sendiri tidak berarti apa-apa tanpa tindakan nyata dilapangan. Bagi Panembahan Reso, cara seperti itu mencerminkan jiwa pemimpin yang mencari selamat dan berlindung dibalik keputusan bersama.
     Tipe pemimpin lain di kerajaan, adalah mereka yang selalu memandang orang yang berbeda pendapat sebagai ancaman. Perbedaan pendapat akan merongrong keputusan yang akan diambil. Solusi untuk pendapat  yang berbeda layak dilayani dengan senjata. Musyawarah hanya akan menghambat cita-cita, karena cita-cita tidak mengenal kata kompromi atau mengalah, apalagi cita-cita akan negara. Mereka yang berseberangan, tidak bisa di selesaikan dengan sebuah musyawarah. Demi untuk sebuah keyakinan dan kemuliaan negara, jalan panjang berkuah darah bukanlah hal yang diharamkan.
     Melalui berbagai konflik batin dan juga konflik raga dengan berbagai para calon pemimpin lain, Reso pun meyakini, bahwa jalan kepemimpinan adalah jalan berliku. Jalan mereka yang mau menjalani berbagai model keputu-san dalam melaksanakan amanah kepemimpinannya, dan bukan hanya satu model.
     Dunia modern mengenal Douglas Mc Arthur yang memimpin perang Pasifik dengan kepemimpinan tanpa kompromi dan cepat mengambil keputusan. Untuk bisa mengambil keputusan dengan cepat, maka Mc Arthur memilih berada ditengah segala persoalan dilapangan, sehingga tahu persis apa yang terjadi tanpa harus melalui proses musyawarah dulu untuk mengumpulkan informasi.
     Erwin Rommel dan Nimitz berada pada kutub yang berbeda. Rommel mengutamakan intuisi karena memahami benar apa yang akan terjadi melalui analisa sebelum sesuatu hal terjadi. Sedangkan Nimitz, mengutamakan kecerdasannya dengan justru membangun strategi yang akan digunakan oleh anak buahnya. Apabila di Pasifik Mc Arthur memilih island hopping (merebut satu persatu), maka Nimitz memilih melompati beberapa dan membiarkan ada wilayah yang diluar kontrolnya. Nimitz berpendapat, seorang pemimpin harus melindungi jiwa anak buahnya dengan memenangkan perang tanpa harus bertempur habis habisan. Tidak harus perang dijalani dengan selalu berkuah darah.
     Dalam skala dan tingkat kehalusan budi yang amat berbeda, Shalahuddin al Ayyubi mungkin merupakan model pemimpin yang menarik, karena menggabungkan berbagai perangkat kepemimpinan yang bisa digunakan oleh para pemimpin. Shalahuddin melakukan ancaman namun juga melakukan persuasi dan dengan kelembutan membujuk lawan untuk menyerah. Beliau juga menakuti lawan sekaligus memanen rasa hormat dan simpati dari lawan. Mengepung namun juga membebaskan. Memerangi namun tetap mengupayakan musyawarah, mengancam namun melindungi. Mengampuni sekaligus menghukum. Raymond dari Perancis adalah sosok yang di hukum mati tanpa ampun, sedang penghuni Jerusalem di bebaskan dan dilindungi tanpa syarat. Inikah sosok pemimpin kedepan ?*

Penulis :  Ir. Pranoto