A T A S    B E R K A T    R O H M A T    A L L O H    Y A N G    M A H A    K U A S A
Home KHUTBAH Negara Yang Diberkahi

Jiwa Organisasi di Shiddiqiyyah

Organisasi laksana hidupnya manusia, ada jasmani dan ruhani. Organisasi sendiri dari kata...
Sabtu, 12 Juni 2010 13:31

Keajaiban Hubbul Wathon Minal Iman

Dalam buku  “Intan tertabur” susunan Jalaluddin Syayuti Mesir,  terkutib sabda Rosulu-lloh SAW...
Sabtu, 12 Juni 2010 13:33

Keajaiban Sumpah Pemuda

Memperingati dan mentasyakuri hari Sumpah Pemuda dan lagu Kebangsaan Indonesia yang lahir di rumah...
Sabtu, 12 Juni 2010 13:34

Negara Yang Diberkahi

Bila sebuah negara diberkahi Alloh maka segala sesuatunya akan sampai. Ilmunya sampai kepada...
Sabtu, 12 Juni 2010 13:35

Lima Tahap Kebangkitan Nasional : Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur

Tonggak Kebangkitan Nasional di Indonesia yang menjadi pemicu semangat pergerakan putra-putri...
Minggu, 13 Juni 2010 08:08

NKRI dalam Pusaran Ideologi Transnasional

Oleh : Achmad,SH*)Pasca runtuhnya rezim pemerintahan Soeharto tahun 1998, Rakyat Indonesia memasuki...
Minggu, 13 Juni 2010 08:10

Bunga Rampai Rekrutmen Kepemimpinan

     Selama bertahun-tahun, saya selalu meyakini bahwa kelahiran seorang pemimpin adalah sebuah...
Sabtu, 26 Juni 2010 19:41

Materialisme dan Anti-Korupsi

Indonesia merupakan negeri penuh paradoks.  Tingkat kesejahteraan publik memprihatinkan di tengah
Minggu, 27 Juni 2010 09:50

Pancasila dan Pembukaan UUD`45 Tidak Bisa Diubah dan Tidak Boleh Diubah

Realisasi Wujud CTADalam perspektif agama, semulya-mulya isi hati manusia ialah ‘Al Iman’ (Q.S. Al...
Minggu, 27 Juni 2010 09:52

Fenomena I’jaz Dalam Al-qur'an

Alqur-an adalah suatu mu’jizat yang diturunkan oleh Dzat yang Maha Agung dan Maha Pandai yaitu Alloh...
Senin, 28 Juni 2010 06:19

Meniti Jembatan di atas butir lada

Indonesia adalah Negara maritim yang terdiri dari kesatuan kepulauan yang terhubung oleh lautan....
Senin, 28 Juni 2010 06:28

Shiddiqiyyah Bangun Hotel Bintang Tiga Ala Pesantren

Alkautsar-dhibra, Jombang - Dalam waktu dekat Jombang akan memiliki hotel megah bintang tiga. ...
Jumat, 13 Agustus 2010 03:48

Peletakan Batu Pertama Oleh Mursyid Dan 12 Kholifah

Alkautsar-dhibra, Jombang - Peletakan batu pertama pada bangunan Shiddiqiyyah sudah sering kali...
Jumat, 13 Agustus 2010 03:50

Bupati Pimpin Penancapan Tiang Pancang Hotel Yusro

Alkautsar-dhibra, Jombang  - Ada peristiwa penting lagi dalam bulan Rojab 1431 H. tahun ini, sehari...
Jumat, 13 Agustus 2010 03:54

Kehadiran Hotel Bintang Tiga Tak Usah Ditunda

Alkautsar-dhibra, Jombang - Rencana Shiddiqiyyah membangun hotel bintang tiga di kota Jombang...
Jumat, 13 Agustus 2010 03:56

Kunjungan DPP Orshid di Dua Negara

Selama tiga hari pada pertengahan  Desember 2010 lalu, Pengurus Orshid Pusat mengadakan kunjungan...
Kamis, 06 Januari 2011 02:07

Nasib Penanggalan Hijriyah

Cobalah bertanya kepada anak, saudara atau teman  kita. Tanyakan kepada meraka tanggal dan...
Senin, 10 Januari 2011 03:39

Santri Yang Mandiri

Keinginan dapat mandiri, santri Pesantren Majmaal Bahrain Ploso Jombang yang tergabung dalam...
Jumat, 14 Januari 2011 07:00

Adab dalam Berthoriqoh

Jutaan orang yang telah masuk ke dalam Thoriqoh Shiddiqiyyah, masih ada juga yang belum memiliki...
Sabtu, 15 Januari 2011 01:59

Pentingnya Mengikuti Program Sang Mursyid

Semua mansuia sesuai tuntutan fitrohnya pasti ingin mencapai kebahagiaan hakiki lahir-bathin,...
Minggu, 16 Januari 2011 07:13

Pentingnya Mengikuti Program Sang Mursyid

Semua mansuia sesuai tuntutan fitrohnya pasti ingin mencapai kebahagiaan hakiki lahir-bathin,...
Minggu, 16 Januari 2011 07:16

BENARKAH ROKOK ITU HARAM?

Pernahkan Anda berfikir tentang hukum merokok? Ternyata hingga hari ini belum ada kesepakatan...
Sabtu, 29 Januari 2011 07:26

Seriuskah Pemerintah Tangani Kemiskinan?

alkautsar-dhibra.com Bicara soal kemiskinan memang tiada habisnya sampai hari qiyamat...
Sabtu, 05 Februari 2011 06:25

Hati-Hati Baca Do’a Kautsaran

alkautsar-dhibra.com Bagi warga Thoriqoh Shiddiqiyyah doa kautsaran mungkin mayoritas banyak...
Senin, 14 Februari 2011 07:16

Mengagungkan Rosulullah dengan Mensukseskan Santunan Nasional

Bersabda Rosulullah SAW: “Barangsiapa mengagungkan hari lahirku maka aku akan menjadi syafaat...
Rabu, 16 Februari 2011 07:38

Syarat-Syarat, Berhasil dalam Pendidikan Thoriqoh

alkautsar-dhibra.com Tidaklah sedikit orang yang telah masuk ke dalam thoriqoh, ada yang sudah...
Jumat, 18 Februari 2011 09:39

SAMBUTAN KETUA UMUM DHIBRA

SAMBUTAN KETUA UMUM DHILAAL BERKAT ROHMAT ALLOH SHIDDIQIYYAH PUSAT PADA ACARA SANTUNAN NASIONAL...
Sabtu, 19 Februari 2011 15:56

Capai Rp. 1 Milyar Lebih

alkausar-dhibra.com Laporan sementara penyampaian Santunan Nasional dalam ranga Maulidin Nabi...
Rabu, 23 Februari 2011 06:15

Bangkitkan Nilai-Nilai Luhur Bangsa Indonesia

alkautsar-dhibra.com Usai pelantikan pengurus di Surabaya beberapa waktu lalu, Organisasi...
Selasa, 01 Maret 2011 04:04

Menjebol Sifat Ghillin

oleh: Alhalaj MuhyiddinS-3 Shilaturrohmi, Shodaqoh dan Santunan adalah ciri khas Shiddiqiyyah....
Senin, 07 Maret 2011 05:08

HIKMAH DIBALIK DOA KITA YANG BELUM TERKABUL

    Kita semua pastilah pernah berdoa (memohon pertolongan) pada Alloh, baik permohonan yang...
Rabu, 16 Maret 2011 08:59

Cirri-Ciri Seorang Mursyid

Setiap pengikut thoriqoh pastilah mengenal istilah mursyid, karena memang pemimpin thoriqoh biasa...
Sabtu, 16 April 2011 05:53

Shiddiqiyyah di Pulau Maya Karimata

Kapal boat melaju kencang mengiris laut lepas, menyisakan bias putih membentuk garis lurus di...
Minggu, 15 Mei 2011 01:08

Bongkar “Ayat-Ayat” Teroris

Sebenarnya tak ada yang perlu dirisaukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara diatas landasan...
Sabtu, 21 Mei 2011 02:22

"AYAT-AYAT" TERORIS

    Sebagai umat Islam mungkin tidak semuanya tahu kalau didalam Alquran itu ternyata banyak ayat...
Rabu, 25 Mei 2011 05:04

Metode Memahami Ayat dengan Benar

Mengapakah para muslim radikal dan kelompok teroris bisa terjerumus pada salah pemahaman terhadap...
Kamis, 26 Mei 2011 06:51

Etika Menjemput Rizqi dan Rahasia Kaya

Penganut thoriqoh biasanya tidak begitu tertarik dengan urusan dunia. Para sufi biasanya lebih...
Selasa, 19 Juli 2011 07:32

Jual 28 Kapling, dapat Tanah JM Gratis

Sambut Jami’atul di Pulau DewataBila pertolongan Alloh yang Maha Kuasa telah tiba kesulitan sesulit...
Rabu, 20 Juli 2011 05:22

Cara Kaya Berdasarkan Al-Quran Dan Hadits.

Untuk bisa kaya identik dengan kerja keras. Dan kerja keras umumnya diartikan dengan bisnis. Siapa...
Kamis, 21 Juli 2011 03:03

Mursyid: “Mudah-Mudahan Shiddiqiyyah Berkembang, Lestari dan Bijaksana”.

    Dalam agenda shillaturrohmi selaku Pimpinan Thoriqoh Shiddiqiyyah bersama dengan janda-janda,...
Senin, 25 Juli 2011 04:21

Lailatul Qodar Bagi Saudara Kita yang kurang mampu

Perjuangan di jalan Lailahaillah  memang tiada pernah berhenti dan tiada kata lelah. Selama nafas...
Jumat, 29 Juli 2011 05:44

Dibalik Perintah Puasa Bulan Romadlon

Dibalik rutinitas puasa di bulan Romadlon tiap satu tahun sekali, terdapat alasan dan tujuan besar...
Selasa, 02 Agustus 2011 04:12

Orshid Malaysia Kembali Di Lantik

Sejak Hj Abdur Rohman, Ketua Perwakilan Luar negeri untuk Malaysia meninggal dunia pada 2009 lalu,...
Rabu, 03 Agustus 2011 02:19

Semua manusia pasti ingin hidup bahagia

Fitroh manusia pada dasarnya pasti ingin hidup bahagia, tidak ada satu manusiapun yang ingin hidup...
Minggu, 14 Agustus 2011 07:34

Uang Barokah, Syirik!. Benarkan?

Ada sebagian kalangan umat Islam yang  menyatakan bahwa membuat asma’ azimat-azimat  seperti uang...
Selasa, 16 Agustus 2011 02:48

Rahasia & Kekuatan Tumbuhan-Tumbuhan

Dalam tubuh bohon Kenogo Cino telah tersimpan ilmu yang amat tinggi dari Almukarrom Kyai Sanusi...
Selasa, 13 September 2011 04:16

Sholatnya Burung Ruhani

 Peringatan lailatul mubarokah tanggal 17 bulan Romadlon 1432, pesantren Majma'al Bahrain...
Senin, 19 September 2011 06:09

Launching Edisi Sejarah Jamiatul

Setelah cukup lama ditunggu banyak pembaca, majalah Al Kautsar edisi khusus jamiatul mudzakkirin...
Kamis, 20 Oktober 2011 05:00

Nama LKBH Shiddiqiyyah Melejit

Tak salah bila ada orang mengatakan hukum di Indonesia bagai sebuah pecok.  Tumpul bila keatas,...
Sabtu, 29 Oktober 2011 02:10

Mensyukuri Nikmat Otak

Hanyalah untuk manusia, Alloh menciptakan alam semesta ini. Mungkin kita tak menginsafi tapi itulah...
Sabtu, 29 Oktober 2011 02:14

Menguak Keajaiban Otak

Sesungguhnya  diri manusia itu diliputi milyaran lebih nikmat dari Alloh Ta’ala, hanya saja tak...
Senin, 31 Oktober 2011 02:17

Posisi dan Potensi Otak Manusia.

Syarat untuk bersyukur adalah harus berilmu (mengetahui) maka pengetahuan seputar otak manjadi...
Selasa, 01 November 2011 01:34

Peran Agama Islam Terhadap Kebaikan Otak

sholat adalah salah satu  di antara aktifitas yang berpengaruh terhadap kebaikan otak (jasmani)...
Rabu, 02 November 2011 05:50

Mursyid: Jangan Sampai Anak Kita Seperti Bola

Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Muchtarulloh Almujtaba mengaku bangga atas berdirinya Bustan Tsamrotul...
Sabtu, 05 November 2011 03:38

Ekonomi Lemah Tapi Semangat Kuat

Kabar menggembiran persiapan Munas juga mengalir dari Jambi. Dikabarkan oleh Nazirman Ketua DPW...
Kamis, 10 November 2011 02:16

Unjuk Rasa Ala Opshid

 Menyaksikan kiprah pemuda dalam membangun rumah layak huni untuk kaum lemah tentu pekerjaan gampang...
Sabtu, 12 November 2011 04:43

Kalsel, Masih Persiapan

Meski sudah banyak yang siap, tak di pungkiri ada juga daerah yang belum mempersiapkan diri. Belum...
Senin, 14 November 2011 04:14

Lampung, Soal Pendidikan.

Nampaknya Lampung adalah diantara satu daerah yang paling siap menyambut Munas III ini. Ketua DPW...
Rabu, 16 November 2011 07:30

Mohon Maaf Terganggu

Sepekan lalu website Alkautsar-dhibra.com mengalami ganguan, tidak bisa di akses sama sekali. Meresa...
Senin, 05 Desember 2011 03:20

Yusro Hotel sudah di buka

Mulai saat ini jika anda sedang melintas di Kota Jombang  di Jl. Soerkarno-Hatta Keplaksari anda...
Rabu, 07 Desember 2011 08:52

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini157
mod_vvisit_counterKemarin397
mod_vvisit_counterMinggu ini2083
mod_vvisit_counterMinggu lalu3299
mod_vvisit_counterBulan ini3858
mod_vvisit_counterBulan Lalu16235
mod_vvisit_counterSemua141306

On the radio

Share

Negara Yang Diberkahi
Bila sebuah negara diberkahi Alloh maka segala sesuatunya akan sampai. Ilmunya sampai kepada kearifan, hukumnya akan sampai kepada keadilan, ekonominya akan sampai kepada pemerataan, persatuannya akan sampai kepada kekokohan, keimanannya akan sampai kepada kenyamanan, kepimpinannya sampai kepada keteladanan, kekuasaannya sampai kepada pengayoman. Seperti itulah gambaran negara yang diberkahi Alloh. Mudah-mudahan Negara kita Indonesia bisa ini bisa seperti itu. 
Negara yang diberkahi itu Insyaa Alloh juga akan selamat dari berbagai bahaya. Ketika ditekan akan muncul, dikuruskan malah gemuk, dimatikan malah menjadi hidup. Tidak akan tumbang oleh badai dan bahkan karena badai itu akan mendorong negara itu berkembang .
    
Karena besarnya peran Berkah Alloh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara maka para pendiri Negara ini, sejak 64 tahun yang lalu, sudah menyadarinya sebagai hal yang prinsip. Dan ketika hendak memproklamirkan kemerdekaan Bangsa Indonesia, masalah berkah itu lalu dimasukkan dalam pembukaan UUD ’45, selanjutnya resmi menjadi konstitusi negara pada tanggal 18 Agustus 1945. dengan dimasukkan berkah dalam konstitusi negara, diharapkan negara republik Indonesia ini menjadi negara yang diberkahi Alloh.
Berkah itu dapat dilihat pada alenia ke-III pembukaan UUD ’45 itu disebutkan, “Atas Berkat Rohmat Alloh Yang Maha Kuasa, dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. Maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.”

Coba diteliti ! Kalimat awal berbunyi, “Atas Berkat Rohmat Alloh …“ dan berakhir dengan kalimat “...dengan ini menyatakan kemerdekaannya” Ini proklamasi.

Apa latar belakang dan latar muka dicantumkannya kalimat, Atas Berkat Rahmat Alloh Yang Maha Kuasa ? Permasalahan ini belum banyak diketahui. Latar belakangya diisyaratkan dalam tanggal kemerdekaan Bangsa Indonesia yakni tanggal 17.
Pada tahun 1940 terjadi perang dunia ke 2 dan berlangsung hingga tahun 1945. Saat itu negara-negara di dunia menjadi 2 kelompok besar. Kelompok pertama ada Amerika, Inggris, Prancis, Rusia, Cina, Yaman dengan nama kelompok sekutu. Dan kelompok ke-2 ada Jerman, Jepang, Itali, Turki dan lainnya. Selama 5 tahun lamanya dua kelompok tersebut saling serang satu sama lain.
Pada tanggal 6 Agustus 1945 kelompok sekutu berhasil menjatuhkan bom atom ke kota Hiroshima Jepang. Tapi jatuhnya bom atom dalam peperangan pertama kalinya di dunia ini belum membuat Jepang menyerah. Amerika pun menjatuhkan bom atom untuk kedua kalinya di kota Nagasaki Jepang. Korban berjatuhan lebih banyak lagi. Dan berhasil, pada tanggal 14 Agustus, Jepang akhirnya menyerah. Penggunaan senjata bom itu, korban pihak Jepang berjatuhan mencapai 10 juta manusia. Akibatnya, pendudukan tentara jepang di negara-negara seperti Malaysia, Singapura termasuk yang ada di Indonesia lalu turut menyerah.   

Kekalahan Jepang akibat bom atom itu disisi lain merupakan kesempatan emas bagi Negara jajahannya untuk secepatnya menyatakan merdeka. Pada tanggal 15 Agustus malam, para pemuda revolusioner Indonesia memaksa Sukarno supaya mengambil tindakan cepat untuk menyatakan kemerdekaan Indonesia malam itu juga. Para pemuda malam itu memaksa Soekarno dengan todongan senjata. Bagaimana bung karno pada waktu itu bersikap ? Bung Karno menolak, “Potong leher saya. Kalian bisa membunuh saya, tapi tidak bisa memaksa saya untuk memproklamirkan kemerdekaan Indonesia malam ini. Nanti, pada tanggal 17!,” Jawab Bung Karno.

Karena menolak, pagi harinya Bung Karno diculik lalu dibawa ke Rengas Dengklok. Tindakan para pemuda itu bermaksud menjauhkan Bung Karno dari pengaruh Jepang agar mau segera memproklamirkan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Tapi bung Karno tetap bersikukuh pada pendiriannya tanggal 17 Agustus. Dan akhirnya Bung Karno pun dikembalikan lagi ke Jakarta. Apa yang membuat Bung Karno tidak mau merubah pendiriannya walaupun dipaksa akan dibunuh ? Seorang pemuda bernama Sukarni menanyakan latar belakang Bung Karno. Mengapa harus tanggal 17, tidak malam tanggal 16 itu saja. Bung Karno menjawab, tanggal 15 atau tanggal 16 itu kehendak kalian, tapi tanggal 17 Agustus itu kehendak Alloh, untuk kelangsungan Negara Indonesia yang masih diliputi bahaya ini.

Kalau ingin tahu latar belakang Bung Karno bersikukuh memproklamasikan pada tanggal 17 Agustus, silahkan membaca sendiri bukunya. Judulnya Bung Karno Penyambung lidah Rakyat, tebal 470 halaman, disusun wartawati kebangsaan Amerika namanya Cindy Adam dan diterbitkan oleh Gunung Agung. Buku aslinya berbahasa Inggris dan sudah disalin dengan sejumlah bahasa. Seperti disalin dalam bahasa Arab, bahasa Jepang, bahasa Cina, bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Di bab 24 dari hal 316 sampai 318 dapat dimengerti lebih detail latar belakang Bung Karno memilih tanggal 17 Agustus.

Mengapa kata-kata Berkat dicantumkan? Bung karno menerangkannya sendiri dengan 5 alasan.  Pertama, sekarang ini (waktu itu) sedang dalam bulan puasa. Kedua, dan kita sedang berpuasa. (bulan puasa lain dengan orang yang berpuasa). Bulan puasa adalah barokah. Dan mengerjakan amalan puasa adalah perintah Alloh mendapatkan barokah. Alasan ketiga, 2 hari lagi tanggal 17 dan pada tanggal itu kitab suci Al Qur-an diturunkan. Alasan ke-4,  kita (umat Islam) diwajibkan sholat 17 rokaat sehari semalam. Alasan ke-5, tanggal 17 besok itu bertepatan dengan hari Jum’at. Lima hal inilah yang menjadi alasan Bung Karno.

Kewajiban Sholat 5 waktu itupun diwajibkan pada tahun 1 kenabian, bukan tahun 12 kenabian. Harinya Jum’at, hari pilihan Alloh, hari yang barokah. Terlebih besok itu jatuh pada hari Jum’at Legi. Jum’at artinya kumpul dan legi artinya manis. Jadi Jum’at Legi itu hari kumpulnya berbagai rasa manis.

Oleh karena bulan Romadlon itu bulannya Alloh, melaksanakan puasa perintah Alloh, Sholat lima waktu, perintah Alloh, kitab Al Qur-an pilihan Alloh. Hari Jum’at pilihan Alloh. Maka tanggal 17 itu juga pilihan Alloh. Itulah, maka tertulis Atas Berkat Rohmat Alloh.

Setelah merdeka kita menghadapi masalah yang besar dan rumit. Tentara jepang yang di Indonesia masih banyak, sekitar 75 ribu dengan senjata lengkap. Sementara dari luar ada tentara Belanda yang membonceng Sekutu masuk ke Indonesia, ingin menjajah lagi. Dalam kondisi dikepung dua kekuatan besar, dari dalam dan luar itu, kalau bangsa Indonesia tidak diberkahi Alloh mana mungkin bisa menghadapi.

Selama 350 tahun Belanda menjajah dan menguasai Indonesia, lalu Indonesia jatuh ke tangan Jepang setelah mengalahkan Belanda. Setelah Jepang dikalahkan Sekutu, maka Sekutu pun lalu merasa berhak menguasai Indonesia. Tanpa Berkat Rohmat Alloh, mana mungkin Bangsa Indonesia mampu menghadapi kesulitan demi kesulitan itu.

Umur 3 bulan setelah merdeka, waktu itu, sebagai pemenang perang dunia ke-2, Sekutu dengan sombong mengultimatum Indonesia. Kalau rakyat Surabaya tidak mau menyerahkan senjata akan diserang dari berbagai penjuru: darat, laut dan udara. Sungguh, karena arek-arek Surabaya menolak menyerah, Surabaya diluluhlantakkan tentara Sekutu. Surabaya betul-betul hancur, tapi hanya fisik-fisiknya saja. Walaupun demikian, disisi lain arek-arek Surabaya dalam perlawanannya waktu itu berhasil membunuh Jenderal Malabi. Kejadian ini membuat Sekutu malu luar biasa. Betapa tidak, selama 5 perang dunia, Sekutu berhasil menjadi pemenang, tapi melawan Indonesia yang baru berumur 3 bulan seorang jenderal perangnya tewas ditangan arek Surabaya. Ini membuktikan adanya Atas Berkat Rohmat Alloh.
Tiga tahun kemudian tepatnya tahun 1948, Bangsa Indonesia ditusuk pengkhianatan PKI Madiun. Demikian terus menerus Bangsa Indonesia menerima ancaman dari hari demi hari tapi karena Atas Berkat Rohmat Alloh akhirnya selamat.

Bayangkan pula ! Bangsa Indonesia ini menganut bermacam-macam agama, ada Hindu Budha Kristen, Kong Hu Chu, Islam. Bermacam suku, ada 357 suku. Bahasa induknya ada 60 macam. Walaupun memiliki keragaman yang demikian, tapi negara Kesatuan Republik Indonesia bisa tetap berdiri. Ini keajaiban. Dan anehnya, Negara Timur Tengah yang memakai bahasa satu – bahasa Arab, agama penduduknya mayoritas Islam semua, tapi tidak bisa menjadi Negara Kesatuan Arab ? Maka wajar kalau mereka heran melihat Indonesia. Itu lagi-lagi karena latar belakang Berkat Alloh.

Lalu apa latar mukanya ? Latar mukanya adalah harapan agar dengan berkat dari Alloh itu kemerdekaan Negara Republik Indonesia dapat lestari. Dan sekarang kita tinggal mensyukurinya. Bagaimana cara syukur kita ? Yaitu bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia ini harus dipertahankan dengan sungguh-sungguh. NKRI harga mati. Harus diisi dengan kebaikan-kebaikan.

Jangan dibocori. Laksana kapal besar, Negara Kesatuan Republik Indonesia mengangkut 200 juta lebih manusia. Harus dipelihara, dicintai, dibela. Jangan sampai sana mbocori. Jangan mudah bentrok, karena masalah ini bentrok, masalah lainnya lagi muncul bentrok. Kalau sikap seperti itu diamalkan sungguh-sungguh maka Ratu Adil akan muncul. Ratu Adil itu bukan figur tapi sistem.

Ingat pula uletnya perjuangan yang dilakukan oleh para pendahulu kita demi mewujudkan kemerdekaan yang kita nikmati sekarang ini. Selama 434 tahun tidak pernah berhenti, terus menerus berjuang. Digerakkan oleh cita-cita luhur dan akhlaq karimah. Seperti tercantum dalam pembukaan UUD ’45 “… didorongkan oleh cita-cita luhur. Apa keinginan luhurnya ? yaitu Berkehidupan kebangsaan yang bebas. Maknanya merdeka. Merdeka tanah airnya, bangsanya, kedaulatan negaranya dan disusun menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.

Jadi tanpa Berkat Rahmat Alloh tak akan ada kemerdekaan, tanpa kemerdekaan tak ada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dasarnya Pancasila: Ketuahanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Tujuannya berdirinya negara jelas. Untuk melindungi segenap Bangsa Indonesia, baik Bangsa Indonesia yang ada di dalam negeri maupun diluar negeri. Untuk melindungi seluruh tumpah darah Indonesia. Memajukan kesejahteraan umum, bukan kesejahteraan perorangan atau golongan. Mencerdaskan kehidupan bangsa. Melaksanakan ketertiban dunia tapi dengan dasar kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Sifat Negara yang dituju pun baik dan jelas: merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Itulah yang diimpi-impikan Bangsa Indonesia sejak dulu: merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Seperti diungkapkan dalam bahasa pedalangan, “Negara Panjang Punjung Wukir Pasir Gemah Ripah Loh Jinawi Toto Tentrem Karto Raharjo Tebih Saking Laku Judi Rumagang Ing Gawe Saiyek Saikoprapti” Itu gambaran Negara adil makmur.

Toto itu maksudnya semua aparatur Negara tertata, ada pemerintahan. Presiden, Mentri, Gubernur, Bupati, Pak Lurah, Pak Camat dan hansip. Tentrem : untuk menjaga keamanan dan ketentraman Bangsa Indonesia memiliki alat keamanan: angkatan darat, angkatan laut, angkatan udara, kepolisian dan lainnya. Karto Raharjo : Kulak dagang. Tebih Saking laku judi maksudnya jauh dari perbuatan tercela, tidak ada perampok dan maling. Rumagang ing gawe maksudnya penduduknya rajin bekerja, tidak menjadi peminta-minta. Saiyek saikoprapti maksudnya rakyatnya saling hormat menghormati, harga menghargai, tolong menolong, nasehat menasehati, ingat mengingatkan.

Jadi semua sudah tercakup. Kalau ada gempa ingat Alloh menyebut Allohu Akbar, terjadi kebakaran besar menyebut Allohu Akbar. Mengawali segala perbuatan baik dengan bismillah, mau makan, tidur dan lainnya membaca bismillah. Kalau sedang terperosok ke hal-hal yang tidak baik membaca istighfar. Akan mengerjakan sesuatu pada waktu yang akan datang mengucap Insyaa Alloh. Terkena musibah - Innalillahi wa inna ilaihi rooji’un. Mendapat nikmat Alhamdulillah. Jadi ingat kepada Tuhan dalam segala keadaan. Di mana saja, kapan saja, dalam keadaan apa saja: susah, gembira, ramai dan sepi.
Kalau mau bersyukur Insyaa Alloh selamat. Harus pula menginsyafi, bahwa manusia lahir di dunia ini tidak sendirian. “Ngaweruhi dulur kang lahir bareng sedino” (mengetahui saudara yang lahir bersamaan dalam waktu sehari). Itu pendidikan kemanusiaan. Ada yang lahir di Eropa, ada yang lahir di Asia dan benua lainnya. Jadi manusia yang akhirnya menjadi berbangsa dan bernegara ini datang datang kedunia tidak sendirian, rombongan, ada ratusan ribu.
Macam-macam warna kulitnya: ada yang putih, kuning, sawo matang dan lainnya. Itu Bhineka Tunggal Ika. Bhinneka - Berbeda-beda, Tunggal Ika - tapi satu. Yang harus ditunggalkan itu kekuatannya, bukan kebhinnekaannya. Dan kebhinekaan itu dicengkeram oleh burung Garuda yang melambangkan jiwa besar. Maksudnya kekuatan kebhinekaan itu disatukan sehingga menjadi jiwa yang besar. Kalau mudah bertengkar karena kebhinekaan, perbedaan maka jiwanya akan menjadi kecil.(*)